Ketika Sauh Bahtera Kehidupan telah Diangkat

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu
isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa
tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda
bagi kaum yang berfikir. (QS. ArRuum 21)

Diriwayatkan, ketika Mu’adz bin Jabal datang dari Syam, ia lantas
bersujud kepada Nabi Muhammad. Kemudian Nabi pun bertanya kepadanya:
“Apa yang telah kamu lakukan?” Mu’adz menjawab: “wahai Rasulullah, aku
datang dari Syam dan aku melihat penduduknya bersujud kepada orang
sombong dan beberapa uskup lantas akupun ingin melakukan hal itu
padamu.” Nabi berkata “jangan kau lakukan, seandainya aku memerintahkan
seseorang untuk bersujud kepada orang lain, maka aku akan memerintahkan
seorang istri untuk bersujud kepada suaminya. Demi Dzat yang jiwaku
berada dalam kekusaan-Nya, tidak boleh seorang perempuan memberikan
suatu perbuatan yang menjadi hak Tuhannya, sehingga ia memberikan hal
itu pada suaminya”.

Saudariku…

Orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat, karena ia
bisa mengalahkan keinginannya untuk mementingkan diri sendiri

Saudariku…

Ketika Allah menciptakan siang, maka Dia-pun tidak lupa menciptakan malam yang menyejukkan.
Ketika Allah menciptakan matahari, maka Dia-pun melengkapi dengan planet-planet yang mengitarinya.
Ketika Allah menciptakan bumi, maka Dia-pun menyandingkan sang bumi itu dengan bulan.
Ketika Allah menciptakan langit, maka Dia-pun menciptakan bintang yang mempercantiknya ketika dipandang mata.
Sungguh Allah telah menetapkan semua kejadian di dunia ini tanpa
terlewat sedikitpun, dan Dia juga telah mencukupi rizkinya sebagaimana
ketetapan yang telah Dia tetapkan

Saudariku…….

Keputusan besar telah engkau ambil, sebuah keputusan yang menuntut
seseorang untuk mengambil keputusan-keputusan besar yang lain
setelahnya.
Engkau sekarang telah menjadi malam, pelengkap yang sempurna bagi siang.
Engkau sekarang telah menjadi planet, mengikuti kemanapun sang matahari beredar.
Engkau sekarang telah menjadi bulan, pasangan yang paling setia untuk sang bumi.
Engkau sekarang telah menjadi bintang, yang mempercantik langit dalam malamnya.

Saudariku……..

Berkacalah dengan ayat Allah ini,

“Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di
dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula)
di dalamnya apa yang kamu minta.” (QS. Fushshilat 31)

“Tetapi (ikutilah Allah), Allahlah Pelindungmu, dan Dia-lah sebaik-baik Penolong”,  (Ali Imran 150)

Saudariku……..

Tanggung jawab besar sudah menanti, tanggung jawab kepada ummat, kepada
dien, dan kepada Allah. Beratkanlah langit dan bumi ini dengan kalimat
dan teriakan lantang “Laa Ilaha illa Allah” yang keluar dari
mulut-mulut generasi yang akan engkau lahirkan kelak,

Saudariku…

Berlayarlah… berbekal mitsaqan ghalidza yang terucap disaksikan Rabbmu
Berlayarlah… hingga berlabuh ke tepian pantai harapan

Semoga Allah memberikan barakah kepada kalian berdua, dan mengumpulkan kalian berdua dalam syurga dan ridha Allah

Leave a Reply